Simple-looking outside, complicated-thinking inside.
エルウィ
Rasanya sebelum sidang itu seperti ini

Padahal temen-temen udah memberi support

Tetep aja rasanya seperti…

Lalu gw mencoba sabar, sabar, dan sabar
..terutama dalam menghadapi dosen-dosen penguji yang seperti 
Bertahan, bertahan, hingga titik waktu penghabisan dengan pasang tampang muka poker kayak gini

padahal dalam batin udah kayak gini

Hingga akhirnya ketika gw dinyatakan lulus sidang, rasanya seperti

kemudian

pas inget gw punya revisian, rasanya kembali seperti….

Engkau mengaku cinta kepada ALLAH SWT tetapi engkau masih mencintai selain DIA. DIA adalah DZAT yang suci, sedangkan yang selain DIA adalah noda. Apabila engkau mengotori sesuatu yang suci dengan mencintai selain DIA, maka cintamu telah tercemar. ALLAH akan memperlakukanmu sebagaimana memperlakukan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ya’kub as ketika keduanya terlalu mencintai anak-anaknya, maka ALLAH menguji mereka dengan anak tersebut (Nabi Ibrahim diperintahkan menyembelih Nabi Ismail as, Nabi Ya’kub as dipisahkan dari Nabi Yusuf as). Demikian halnya dengan Nabi Muhammad saw ketika Beliau terlalu mencintai kedua cucunya, Hasan dan Husain, maka Jibril datang dengan membawa kabar duka, bahwa salah satu dari mereka akan meninggal dunia dengan cara diracun dan yang satunya lagi mati terbunuh. Maka keduanya keluar dari hati Beliau, Beliau memurnikan hatinya kembali untuk ALLAH SWT lalu berubahlah rasa cinta kepada keduanya menjadi kesedihan (Syaikh Abdul Qadir Jailani).
sumber: https://www.facebook.com/pages/Islamic-Motivation/111078035611992




